Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bacaan doa setelah sholat tahajud dan witir sesuai sunnah

doa setelah sholat tahajud dan witir sesuai sunnah

Doa setelah sholat tahajud dan witir sesuai sunnah menjadi momen yang baik untuk mendekatkan diri kepada Allah.

Sholat tahajud dan witir memiliki kedudukan yang istimewa dalam Islam serta doa-doa yang diucapkan setelahnya menjadi jalan terbaik untuk menyampaikan segala keinginan dan permohonan kepada Sang Pencipta.

Dalam pandangan Islam, tahajud adalah sholat malam yang dilakukan pada sepertiga malam terakhir, sedangkan witir adalah sholat yang dilakukan pada malam hari setelah sholat isya. Kedua sholat ini memiliki doa-doanya masing-masing yang sesuai dengan sunnah yang diajarkan oleh Rasulullah.

Selain sebagai bentuk ketaatan kepada Allah, sholat-sholat ini juga menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada-Nya. Berikut di bawah ini akan islamtwins.com berikan bacaan doa setelah sholat tahajud dan witir sesuai sunnah.

Apa Itu Sholat Tahajud?

Sholat Tahajud adalah salah satu bentuk sholat malam yang dilakukan setelah terjadinya tengah malam hingga menjelang subuh. Keistimewaan Sholat Tahajud terletak pada kesunyian malam yang menjadi momen paling tepat untuk berkomunikasi dengan Allah tanpa gangguan dunia yang ramai.

Setelah melaksanakan Sholat Tahajud, dianjurkan untuk membaca beberapa doa sesuai sunnah. Salah satu doa yang sangat dianjurkan adalah doa permohonan ampunan dan petunjuk hidayah kepada Allah. Sebagai contoh:

"Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku yang lalu dan yang akan datang, yang tersembunyi dan yang terang-terangan, dan segala dosa yang Engkau lebih mengetahuinya daripada aku. Ampunilah aku atas segala kesalahan dan khilafku, dan berilah aku hidayah yang lurus."

Apa Itu Sholat Witir?

Sholat Witir, pada dasarnya, adalah sholat yang dilakukan setelah Sholat Tahajud. Sholat ini menjadi penutup ibadah malam, dan melibatkan jumlah rakaat yang ganjil. Doa setelah Sholat Witir juga memiliki keutamaan tersendiri, karena merupakan momen penutup sekaligus permohonan keberkahan.

Doa setelah Sholat Witir mencakup berbagai permohonan, di antaranya adalah doa perlindungan dari kejahatan dan bencana. Salah satu doa yang dapat dibaca setelah Sholat Witir adalah:

"Ya Allah, lindungilah aku dari siksa api neraka-Mu. Jauhkanlah aku dari fitnah dunia dan akhirat. Lindungi aku dan keluargaku dari kejahatan setan dan musuh-Mu. Berikanlah kepada kami hidayah dan kebijaksanaan dalam menjalani kehidupan ini."

Keutamaan Doa Setelah Sholat Tahajud dan Witir

1. Dekat dengan Allah

Doa setelah Sholat Tahajud dan Witir adalah momen berharga untuk berbicara langsung dengan Allah. Pada saat malam yang sunyi, hubungan antara hamba dan Sang Pencipta menjadi lebih intim.

2. Pemohonan Ampunan

Doa-do yang dibaca setelah Sholat Tahajud dan Witir juga banyak mengandung permohonan ampunan. Sebagai hamba yang lemah, memohon ampunan adalah langkah awal menuju ridha Allah.

3. Perlindungan dari Kejahatan

Dalam doa setelah Sholat Witir, umat Islam memohon perlindungan dari kejahatan dunia dan akhirat. Ini mencerminkan kesadaran akan kerapuhan diri manusia dan kebutuhan akan bimbingan Allah.

4. Ketenangan Hati dan Pikiran

Ibadah malam, khususnya Sholat Tahajud dan Witir, membawa ketenangan dan ketentraman hati. Doa-do yang dibaca setelahnya memberikan kekuatan batiniah dan kepercayaan bahwa segala urusan ada dalam kendali Allah.

Bacaan Doa Setelah Sholat Tahajud dan Witir Sesuai Sunnah

Berikut di bawah ini adalah bacaan doa setelah sholat tahajud dan witir sesuai sunnah:

Doa dan Dzikir Setelah Sholat Tahajud Sesuai Sunnah

1. Membaca Istighfar

 أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِـيْمِ الَّذِيْ لَااِلَهَ اِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ 

Astaghfirullaahal-Adziim, Alladzii Laa Ilaaha Illaa Huwalhayyul-Qayyuum, Wa Atuubu Ilaiih. (Dibaca sebanyak 3 kali). 

Artinya: Saya mohon ampun kepada Allah yang maha besar, tidak ada tuhan melainkan dia, yang maha hidup yang terus-menerus mengurus makhluknya, dan saya bertobat kepadanya.

2. Membaca Laa Ilaaha illallah

 لَااِلَهَ اِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْر 

Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir

Artinya: Tidak ada ilah yang berhak disembah selain Allah semata, tidak ada sekutu bagiNya. Bagi-Nya kerajaan dan segala pujian. Dia-lah yang berkuasa atas segala sesuatu.

3. Membaca Tasbih, Tahmid, Tahlil dan Takbir .

 سُبْحَانَ اللَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ، وَاللَّهُ أَكْبَرُ، وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّه 

Subhanallah, wal hamdulillah, wa laa ilaaha illallahu wallahu akbar, walaa haulaa walaa quwwata illaa billah.

Artinya: Maha Suci Allah dan segala puji bagi Allah. Dan tidak ada Tuhan yang berhak disembah melainkan Allah, Allah Maha Besar, dan tiada daya dan tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.

4. Membaca Sayyidul Istighfar

  اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، خَلَقْتِنِي وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلِيَّ، وَأَبُوءُ بِذَنْبِي، فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ 

Allahumma anta rabbii laa ilaha Illa anta khalaqtanii wa ana 'abduka wa ana 'ala 'ahdika, wawa'dika mas tatho'tu, a'dzubika min syarri maa shona'tu, abuu ulaka bini'matika 'alayya wa abu u bidzanbi faghfirli  fainnahu laa yaghfiru dzunuuba Illa anta. 

Artinya: Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku. Tiada tuhan selain Engkau. Engkau-lah yang telah menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku tetap pada ikatan-Mu dan perjanjian-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang aku perbuat. Aku mengakui dosaku kepada-Mu, aku mengakui nikmat-Mu kepadaku. Maka ampunilah aku, sungguh tidak ada yang dapat mengampuni dosa kecuali Engkau.

5. Doa setelah sholat Tahajud


 اَللّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُوْرُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قَيِّمُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، أَنْتَ الْحَقُّ، وَوَعْدُكَ الْحَقُّ، وَقَوْلُكَ الْحَقُّ، وَلِقَاؤُكَ الْحَقُّ، وَالْجَنَّةُ حَقٌّ، وَالنَّارُ حَقٌّ، وَالسَّاعَةُ حَقٌّ،

اَللّهُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ، وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ، وَبِكَ خَاصَمْتُ، وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ. فَاغْفِرْ لِيْ مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ، وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ، أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ، أَنْتَ إِلٰهِيْ لاَ إِلٰهَ إِلاَّ أَنْتَ

“Ya Allah, hanya milik-Mu segala puji, Engkau cahaya langit dan bumi serta siapa saja yang ada di sana. Hanya milikMu segala puji, Engkau yang mengatur langit dan bumi serta siapa saja yang ada di sana. Hanya milikMu segala puji, Engkau pencipta langit dan bumi serta siapa saja yang ada di sana. Engkau Maha benar, janji-Mu benar, firman-Mu benar, pertemuan dengan-Mu benar. Surga itu benar, neraka itu benar, dan kiamat itu benar. Ya Allah, hanya kepada-Mu aku pasrah diri, hanya kepada-Mu aku beriman, hanya kepada-Mu aku bertawakkal, hanya kepada-Mu aku bertaubat, hanya dengan petunjuk-Mu aku berdebat, hanya kepada-Mu aku memohon keputusan, karena itu, ampunilah aku atas dosaku yang telah lewat dan yang akan datang, yang kulakukan sembunyi-sembunyi maupun yang kulakukan terang-terangan. Engkau yang paling awal dan yang paling akhir. Engkau Tuhanku. Tiada tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau.” (HR. Ahmad 2710, Muslim 769, Ibn Majah 1355).

Doa dan Dzikir Setelah Sholat Witir Sesuai Sunnah

1. Syahadat

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ 

Asyhadu an lā ilāha illallāh.   
Artinya: Aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah.  

2. Istighfar

أَسْتَغْفِرُ اللهَ 

Astaghfirullāh.  
Artinya: Aku memohon ampunan Allah.  

3. Permohonan ridha dan surga Allah

أَسْأَلُك رِضَاك وَالْجَنَّةَ وَأَعُوذُ بِك مِنْ سَخَطِك وَالنَّارِ 

Allāhumma innī as’aluka ridhāka wal jannah, wa a‘ūdzu bika min sakhathika wan nār.
Artinya: Tuhanku, aku memohon ridha dan surga-Mu. Aku juga berlindung kepada (rahmat)-Mu dari murka dan neraka-Mu.

4. Tasbih (3 kali). 

سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ 

Subhānal malikil quddūs.   
Artinya: Mahasuci Tuhan yang kudus (HR An-Nasa’i dan Ibnu Majah).   

5. Pujian kesucian

سُبُّوْحٌ قُدُّوْسٌ رَبُّنَا وَرَبُّ المَلَائِكَةِ وَالرُّوْحِ 

Subbūhun, quddūsun, rabbunā wa rabbul malā’ikati war rūh.   
Artinya: Suci dan qudus Tuhan kami, Tuhan para malaikat dan Jibril (HR Al-Baihaqi dan Ad-Daruqutni).   

6. Pujian atas keluasan ampunan (3 kali).

اللَّهُمَّ إنَّك عَفْوٌ كَرِيمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي 

Allāhumma innaka ‘afuwwun karīmun tuhibbul ‘afwa, fa‘fu ‘annī.   
Artinya: Tuhanku, sungguh Kau maha pengampun lagi pemurah. Kau menyukai ampunan, oleh karenanya ampunilah aku.

7. Pujian atas kemurahan dan kasih-sayang Allah.

يَا كَرِيْمُ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ 

Yā karīmu, bi rahmatika yā arhamar rāhimīna.   

Artinya: Wahai Zat yang maha pemurah, (aku memohon) atas berkat rahmat-Mu, wahai Zat yang paling penyayang dari segenap penyayang.

8. Permohonan ampunan dan keselamatan.  

اللَّهُمَّ إنِّي أَعُوذُ بِرِضَاك مِنْ سَخَطِك وَبِمُعَافَاتِك مِنْ عُقُوبَتِك وَأَعُوذُ بِك مِنْك لَا أُحْصِي ثَنَاءً عَلَيْك أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْت عَلَى نَفْسِك 

Allāhumma inī a‘ūdzu bi ridhāka min sakhathika, wa bi mu‘āfātika min ‘uqūbatika. Wa a‘ūdzu bika minka, lā uhshī tsanā’an alayka anta kamā atsnayta ‘alā nafsika.   

Artinya: Tuhanku, aku berlindung kepada ridha-Mu dari murka-Mu dan kepada afiat-Mu dari siksa-Mu. Aku meminta perlindungan-Mu dari murka-Mu. Aku tidak (sanggup) membilang pujian-Mu sebanyak Kau memuji diri-Mu sendiri (HR Abu Dawud, Tirmidzi, An-Nasa’i, dan Ibnu Majah).

10. Doa shalat witir. 

أَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْاَلُكَ إِيْمَانًا دَاِئمًا وَنَسْأَلُكَ قَلْبًا خَاشِعًا وَنَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَنَسْأَلُكَ يَقِيْنًا صَادِقًا وَنَسْأَلُكَ عَمَلًا صَالِحًا وَنَسْأَلُكَ دِيْنًا قَيِّمًا وَنَسْأَلُكَ خَيْرًا كَثِيْرًا وَنَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ وَنَسْأَلُكَ تَمَامَ الْعَافِيَةِ وَنَسْأَلُكَ الشُّكْرَ عَلَى الْعَافِيَةِ وَنَسْأَلُكَ الْغِنَى عَنِ النَّاسِ أَللَّهُمَّ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا صَلَاتَنَا وَصِيَامَنَا وَقِيَامَنَا وَتَخَشُّعَنَا وَتَضَرُّعَنَا وَتَعَبُّدَنَا وَتَمِّمْ تَقْصِيْرَنَا يَا أَللهُ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى خَيْرِ خَلْقِهِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ 

Artinya: Ya Allah, kami mohon pada-Mu, iman yang langgeng, hati yang khusyuk, ilmu yang bermanfaat, keyakinan yang benar,amal yang saleh, agama yang lurus, kebaikan yang banyak.kami mohon kepada-Mu ampunan dan kesehatan, kesehatan yang sempurna, kami mohon kepada-Mu bersyukur atas karunia kesehatan, kami mohon kepada-Mu kecukupan terhadap sesaama manusia. Ya Allah, tuhan kami terimalah dari kami: shalat, puasa, ibadah, kekhusyu’an, rendah diri dan ibadaha kami, dan sempurnakanlah segala kekurangan kami. Ya allah, Tuhan yang Maha Pengasih dari segala yang pengasih. Dan semoga kesejahteraan dilimpahkan kepada makhluk-Nya yang terbaik, Nabi Muhammad SAW, demikian pula keluarga dan para sahabatnya secara keseluruhan. Serta segala puji milik Allah Tuhan semesta alam.

Doa setelah Sholat Tahajud dan Witir memiliki peran penting dalam memperdalam hubungan seorang Muslim dengan Allah. Melalui doa-do ini, umat Islam tidak hanya memohon ampunan dan perlindungan, tetapi juga mengekspresikan rasa syukur, pengabdian, dan kehambaan kepada Sang Pencipta.

Semoga setiap doa yang diucapkan setelah Sholat Tahajud dan Witir menjadi pintu pembuka rezeki, penyucian hati, dan sumber keberkahan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan mempraktikkan doa sesuai sunnah ini, umat Islam dapat merasakan kehadiran Allah dalam setiap langkah hidup mereka.

Demikian doa dan dzikir setelah sholat Tahajud sesuai sunnah yang dapat islamtwins.com berikan, semoga bermanfaat. Wallahu a’lam.

Posting Komentar untuk "Bacaan doa setelah sholat tahajud dan witir sesuai sunnah"