Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bacaan Istighfar Sebelum Iqamah yang Benar

istighfar sebelum iqamah

Istighfar sebelum iqamah adalah salah satu amalan yang sering dilakukan oleh umat Islam sebelum melaksanakan salat fardhu. Istighfar sendiri merupakan permohonan ampun kepada Allah SWT atas segala dosa dan kesalahan yang telah dilakukan.

Praktik ini menjadi sangat penting dalam kehidupan sehari-hari karena tidak hanya membawa keberkahan, tetapi juga ketenangan batin. Dalam artikel ini, islamtwins.com akan membahas lebih dalam mengenai manfaat dan keutamaan istighfar sebelum iqamah.

Pengertian Istighfar

Secara bahasa, istighfar berasal dari kata “ghafara” yang berarti memohon ampun. Dalam terminologi Islam, istighfar adalah permohonan ampun kepada Allah SWT atas dosa-dosa yang telah dilakukan, baik secara sengaja maupun tidak sengaja. Istighfar biasanya diucapkan dengan lafaz “Astaghfirullah” yang berarti “Aku memohon ampun kepada Allah.”

Keutamaan Istighfar dalam Al-Quran dan Hadits

Istighfar memiliki keutamaan yang besar dalam Islam, seperti yang dijelaskan dalam beberapa ayat Al-Quran dan hadis. Dalam Al-Quran, Allah SWT berfirman:

وَٱلَّذِينَ إِذَا فَعَلُوا۟ فَٰحِشَةً أَوْ ظَلَمُوٓا۟ أَنفُسَهُمْ ذَكَرُوا۟ ٱللَّهَ فَٱسْتَغْفَرُوا۟ لِذُنُوبِهِمْ وَمَن يَغْفِرُ ٱلذُّنُوبَ إِلَّا ٱللَّهُ وَلَمْ يُصِرُّوا۟ عَلَىٰ مَا فَعَلُوا۟ وَهُمْ يَعْلَمُونَ

Arab-Latin: Wallażīna iżā fa'alụ fāḥisyatan au ẓalamū anfusahum żakarullāha fastagfarụ liżunụbihim, wa may yagfiruż-żunụba illallāh, wa lam yuṣirrụ 'alā mā fa'alụ wa hum ya'lamụn

Artinya: Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui.

Rasulullah SAW juga bersabda dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA:

"Demi Allah, sesungguhnya aku memohon ampun kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya lebih dari tujuh puluh kali dalam sehari." (HR. Bukhari)

Dari ayat dan hadis di atas, jelaslah bahwa istighfar memiliki tempat yang sangat penting dalam ajaran Islam. Istighfar tidak hanya sebagai bentuk permohonan ampun, tetapi juga sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Mengapa Istighfar Sebelum Iqamah?

Melakukan istighfar sebelum iqamah merupakan kebiasaan yang sangat dianjurkan. Berikut adalah beberapa alasan mengapa kita sebaiknya beristighfar sebelum iqamah:

1. Memohon Ampunan Sebelum Berdiri di Hadapan Allah

Saat akan melaksanakan salat, kita berdiri di hadapan Allah SWT dalam keadaan yang seharusnya suci dan bersih dari dosa. Dengan beristighfar sebelum iqamah, kita memohon ampun atas segala dosa dan kesalahan yang telah dilakukan, sehingga kita dapat melaksanakan salat dengan hati yang lebih tenang dan khusyuk.

2. Menambah Keutamaan dan Keberkahan Salat

Istighfar sebelum iqamah dapat menambah keutamaan dan keberkahan salat yang akan dilakukan. Salat adalah ibadah yang sangat utama dalam Islam, dan dengan membersihkan diri melalui istighfar, kita berharap agar salat kita lebih diterima dan diberkahi oleh Allah SWT.

3. Mengikuti Sunnah Rasulullah SAW

Rasulullah SAW sangat sering beristighfar, bahkan lebih dari tujuh puluh kali dalam sehari. Mengikuti sunnah Rasulullah dengan beristighfar sebelum iqamah adalah salah satu bentuk kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW dan upaya untuk meneladani beliau dalam kehidupan sehari-hari.

Bacaan Istighfar Sebelum Iqamah

Istighfar adalah permohonan ampun kepada Allah atas segala dosa dan kesalahan yang telah dilakukan. Membaca istighfar sebelum iqamah merupakan salah satu bentuk persiapan rohani sebelum melaksanakan salat berjamaah. Berikut adalah beberapa bacaan istighfar yang sering dibaca sebelum iqamah:

1. Astaghfirullah 

(أَسْتَغْفِرُ اللّٰهَ)

Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah."

2. Astaghfirullah al-'Azim 

(أَسْتَغْفِرُ اللّٰهَ الْعَظِيمَ)

Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung."

3. Astaghfirullah al-'Azim wa atubu ilaih 

(أَسْتَغْفِرُ اللّٰهَ الْعَظِيمَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ)

Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung dan aku bertobat kepada-Nya."

4. Astaghfirullah al-'Azim alladzi la ilaha illa huwa al-Hayy al-Qayyum wa atubu ilaih

 (أَسْتَغْفِرُ اللّٰهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لَا إِلٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ)

Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, yang tiada Tuhan selain Dia, yang Maha Hidup, yang berdiri sendiri dan aku bertobat kepada-Nya."

Cara Beristighfar yang Benar

Beristighfar sebelum iqamah tidak memerlukan ritual khusus yang rumit. Cukup dengan melafazkan “Astaghfirullah” beberapa kali dengan hati yang ikhlas dan penuh kesadaran. Berikut adalah langkah-langkah sederhana untuk beristighfar sebelum iqamah:

1. Niat yang Ikhlas

Pastikan niat beristighfar semata-mata karena Allah SWT dan untuk memohon ampunan atas dosa-dosa yang telah dilakukan.

2. Lafaz yang Tepat

Ucapkan “Astaghfirullah” dengan penuh kesadaran dan ketulusan. Bisa diucapkan tiga kali atau lebih sesuai dengan kebiasaan masing-masing.

3. Renungkan Makna

Sambil mengucapkan istighfar, renungkan makna dan pentingnya memohon ampunan kepada Allah SWT. Rasakan penyesalan atas dosa-dosa yang telah dilakukan dan niatkan untuk tidak mengulangi kesalahan tersebut.

Dampak Positif Istighfar Sebelum Iqamah

Beristighfar sebelum iqamah memiliki dampak positif yang sangat besar, baik dari segi spiritual maupun psikologis. Berikut adalah beberapa dampak positif dari kebiasaan ini:

1. Ketenangan Batin

Dengan beristighfar, hati menjadi lebih tenang karena kita merasa telah memohon ampunan kepada Allah SWT atas segala dosa. Ketenangan batin ini sangat penting saat akan melaksanakan salat agar kita bisa lebih khusyuk dan fokus dalam ibadah.

2. Kebersihan Jiwa

Istighfar membantu membersihkan jiwa dari noda-noda dosa yang mungkin telah kita lakukan. Dengan hati yang bersih, kita dapat lebih mudah merasakan kedekatan dengan Allah SWT dan lebih ikhlas dalam menjalankan ibadah.

3. Menghindarkan dari Kesombongan

Dengan beristighfar, kita diingatkan akan kelemahan dan keterbatasan kita sebagai manusia yang tidak luput dari dosa. Ini membantu kita untuk selalu rendah hati dan tidak sombong.

4. Mendapatkan Ampunan dan Rahmat Allah

Salah satu manfaat terbesar dari istighfar adalah mendapatkan ampunan dan rahmat dari Allah SWT. Allah adalah Maha Pengampun dan Maha Penyayang, dan dengan beristighfar, kita berharap agar Allah mengampuni segala dosa dan kesalahan kita.

Istighfar sebelum iqamah adalah amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Dengan beristighfar, kita memohon ampunan kepada Allah SWT atas segala dosa dan kesalahan yang telah dilakukan, sehingga kita dapat melaksanakan salat dengan hati yang lebih tenang dan khusyuk.

Istighfar juga membawa banyak manfaat positif, baik dari segi spiritual maupun psikologis, seperti ketenangan batin, kebersihan jiwa, menghindarkan dari kesombongan, dan mendapatkan ampunan serta rahmat Allah SWT.

Oleh karena itu, mari kita biasakan untuk selalu beristighfar sebelum iqamah agar hidup kita senantiasa diberkahi dan diridhai oleh Allah SWT. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan ampunan dan rahmat-Nya kepada kita semua. Aamiin.

Sumber

https://tafsirweb.com/1267-surat-ali-imran-ayat-135.html

Posting Komentar untuk "Bacaan Istighfar Sebelum Iqamah yang Benar"