250x250

Asal Usul Putri Duyung Dalam Islam

hpk
250x250
in artikel
Putri Duyung

Putri duyung merupakan suatu mitologi ilmiah yang kerap menjadi rahasia publik. Hewan Laut yang berfisik manusia setengah ikan ini dianggap ada oleh hampir seluruh penduduk bumi. Banyak wilayah di belahan dunia mempunyai ceritanya masing-masing mengenai sosok misterius satu ini.

Penasaran apa saja cerita asal usul putri duyung tersebut? Bagaimana alam ilmiah menanggapi fenomena duyung di lautan? Seperti apa mitologi masyarakat Indonesia memandang kehadiran putri duyung? Mari baca ulasan kami berikut ini!

Baca Juga Doa agar Wajah Terlihat Bercahaya dan Disukai Banyak Wanita

Asal Usul Putri Duyung Dalam Islam

1. Putri yang Dikutuk

Dari berbagai bukti sejarah, asal usul putri duyung pertama kali ditemukan dalam perkamen serta naskah-naskah tua adat Assyria yg diperkirakan berasal dari kurang lebih tahun 1.000 SM. Dalam suatu catatan sejarah yg ditemukan para arkeolog di wilayah sekitar, diketahui bahwa masyarakat Assyria kala itu percaya apabila putri duyung merupakan putri raja yg dikutuk oleh alam sebab membunuh suaminya sendiri. Ia menceburkan diri ke Laut tengah serta berubah wujud menjadi insan setengah ikan. Ya, pinggang ke atas berwujud gadis cantik, sedang pinggang ke bawah berbentuk ikan.

Ia kemudian tinggal di laut serta tidak jarang mengganggu kapal-kapal yg lewat di atas daerah tinggalnya. Ia akan menenggelamkan serta membunuh semua awak kapal yg berlayar di lautnya sebagai balasan atas kutukan alam yg diberikan kepadanya.

2. Duyung Si Pengawal Dewa Dewi Laut

Lain halnya dengan mitologi Assyiria, mitologi Yunani serta Romawi justru berpendapat asal usul putri duyung tidak lain merupakan terbukti sengaja diciptakan yg kuasa serta dewi laut semacam Poseidon, Neptune serta Triton. Mereka diciptakan untuk menjadi pengawal kerajaan serta menemani para yg kuasa serta dewi dalam perjalanan mengelilingi laut.

Baca Juga Doa Agar Wajah Terlihat Tampan dan Bercahaya

Putri duyung dalam mitologi Yunani serta Romawi tidak terbatas pada perempuan. Mereka percaya apabila duyung juga mempunyai 2 tipe kelamin, perempuan serta laki laki sama semacam manusia. Mereka juga percaya para duyung pengawal kerajaan mempunyai kekuatan yg sangat dahsyat. Duyung-duyung ini dianggap sebagai penjaga laut maka ia tidak jarang menenggelamkan  kapal-kapal dengan muatan serta orang jahat.

3. Nelayan yang Dikutuk

Dalam kepercayaan Shinto di Kota Fujinomiya – Jepang, asal usul putri duyung dikaitkan dengan kisah seorang nelayan yg dikutuk sebab ia melanggar janji.

Ia berjanji pada gurunya untuk tidak memakan makanan yg berasal dari hewan, tetapi ia mengingkarinya. Ia justru membunuh tidak sedikit fauna untuk diambil dagingnya serta dimakan. Pada akhirnya pengingkaran itu membuatnya mengalami musibah. Wujudnya bermetamorfosis sosok monster setengah ikan serta menghilang ditelan laut.

Seiring berlangsung waktu, kepercayaan agama Shinto itu membuahkan suatu hukum. Para pengikutnya dilarang untuk memakan segala makanan yg mempunyai nyawa. Mereka percaya, pelanggaran kepada hukum ini akan membikin mereka berubah menjad monster ikan. Ya, berubah maka monster ikan. Bukan hanya omong kosong, bukti keampuhan hukum ini terbukti ada. Bukti yg mampu kita lihat sampai dikala ini.

Bukti itu ada di suatu Kuil Shinto di Fujinomiya. Di sana ada suatu mummi duyung berumur 1.400 tahun. Tingginya 170 cm, setengah tubuhnya bersisik persis ekor ikan, kuku-kukunya panjang (sekitar 20 cm), berkepala besar, hanya punya sedikit rambut, hanya sejumput rambut yg tumbuh di depan kepala, mata serta mulutnya terbuka, persis semacam ditampilkan pada gambat mummi putri duyung di bawah ini. Mummi duyung yg dikala ini menjadi satu-satunya yg ada di dunia.

4. Kisah Asal Usul Putri Duyung dari Belahan Dunia

Selain ketiga mitos di atas, nyatanya cerita asal usul putri duyung juga tetap mampu ditemukan di belahan bumi lainnya. Misalnya di Eropa barat yg mengaitkan putri duyung dengan seorang gadis yg bunuh diri terjun ke dalam jurang di lautan, di Rusia Timur yg mengaitkan asal usul putri duyung dengan Rusalka –sesosok hantu wanita yg tidak jarang menakuti para pria di pesisir laut, di China yg mengaitkan putri duyung dengan cerita kerajaan laut, di Indonesia yg mengaitkannya dengan Jenglot serta tetap tidak sedikit lagi.

Fakta mengenai Putri Duyung menurut Kajian Ilmiah

Meskipun cerita asal usul serta bukti-bukti fosil tidak sedikit ditemukan diberbagai belahan dunia, sampai dikala ini putri duyung tetap tetap menjadi misteri. Mengenai benar alias tidaknya kehadiran insan setengah ikan ini di laut dunia, sampai sekarang tetap belum mampu dibuktikan, bahkan seusai para pakar biologi yg tergabung dalam WAB (World Association Biological) melakukan penelitian panjang.

Baca Juga 8 Doa Menagih Hutang Dengan Cepat Menurut Islam

Hasil penelitian yg menghabiskan dana sampai 3,2 juta US itu hanya membuahkan penemuan-penemuan fauna laut langka yg terbukti dengan cara fisik mempunyai kemiripan dengan ciri fisik putri duyung dalam mitologi dunia. Ya, sedikitnya ada 3 fauna tersebut. Dugong, Manatee, serta Sea cow, itulah namanya.

Dugong merupakan mamalia laut yg ditemukan di perairan dangkal pantai India sampai Australia. Warnanya coklat kelabu, tubuhnya panjang kurang lebih 2,7 meter, serta nasib sampai usia 70 tahun.

Mantee merupakan ikan sepanjang 2 meter dengan bentuk tubuh tahap atas mirip semacam wanita. Memiliki rambut panang serta nasib di perairan karibia sampai Amerika Selatan persis sama dengan Jenglot dalam bentuk raksasa.

Sea Cow (Sapi Laut) merupakan mamalia laut bertubuh besar dengan panjang 7,6 meter. Bentuknya semacam sapi hanya saja kaki belakangnya tidak ada. Bagian tubuh belakangnya sama semacam ikan pada umumnya, mempunyai sirip serta bersisik.

Nah, itulah berbagai faktor yg saya mampu ceritakan seputar asal usul putri duyung. Saya menulis cerita ini dengan tidak sedikit sekali sumber. Hargai karya saya dengan mencantumkan link postingan ini apabila Kalian mengcopynya.

300x600

0 Response to "Asal Usul Putri Duyung Dalam Islam"

Posting Komentar

Gunakan bahasa yang baik dan benar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close
[ klik disini 1X ] [ close ]