-->

Min Haitsu La Yahtasib Artinya Apa? Keajaiban Datang dari Arah yang Tak Disangka-sangka

hpk
Min Haitsu La Yahtasib bahasa arab

Min haitsu la yahtasib artinya ialah dari arah yang tak disangka - sangka. Penggalan min haitsu la yahtasib terdapat di surat At Talaq ayat 3 serta kerap dibaca selaku doa meminta rezeki yang tidak disangka - sangka.

Kerapkali kala kita mengalami permasalahan berat apakah itu terpaut kesehatan, keuangan, relasi serta lain - lain, kita seolah buntu tidak menemukan jalur keluar. Dalam perihal itu akal sehat berpikir kita susah terurai seolah tidak bisa mempertimbangkan perihal yang positif ataupun situasi yang pendek serasa pikiran terasa beku. Akal sehat pikiran kita juga jadi terbatas semacam, tidak mungkin, mustahil ataupun tidak akan pernah terjadi.

Perlu kamu tahu, apakah ada yang tak mungkin untuk Allah? dalam Kitab suci dijanjikan jalan keluar untuk manusia yang ( bertaqwa ). Allah berfirman dalam Al Qur’ an surat At- thalaq bahwa:

وَمَنْيَّتَّقِاللّٰهَيَجْعَلْلَّهٗمَخْرَجًا.وَيَرْزُقْهُمِنْحَيْثُلَايَحْتَسِبُۗۙ

“…. barang siapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar. Dan memberinya rizqi dari arah yang tak disangka - sangka.” ( QS. At- Thalaq: 2- 3)

Min Haitsu La Yahtasib Bahasa Arab, Latin dan Artinya

Dalam surat At Talaq ayat 3 kalimat Wa yarzuq hu Min haitsu la yahtasib artinya" Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka- sangkanya." Selanjutnya ini merupakan bacaan surat At Talaq ayat 3 yang ada kalimat Min haitsu la yahtasib arab latin serta artinya buat doa meminta rezeki yang tidak disangka- sangka.

وَّيَرْزُقْهُمِنْحَيْثُلَايَحْتَسِبُۗوَمَنْيَّتَوَكَّلْعَلَىاللّٰهِفَهُوَحَسْبُهٗۗاِنَّاللّٰهَبَالِغُاَمْرِهٖۗقَدْجَعَلَاللّٰهُلِكُلِّشَيْءٍقَدْرًا٣

Wa yarzuq- hu minḥaiṡu lā yaḥtasib, wa may yatawakkal alallāhi fa huwaḥasbuh, innallāha bāligu amrih, qad jaalallāhu likulli syai`ing qadrā

Artinya:" Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka - sangkanya. Siapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan ( keperluan ) nya. Sesungguhnya Allahlah yang menuntaskan urusan- Nya. Sungguh, Allah sudah membuat ketentuan bagi setiap sesuatu." ( QS At Talaq Ayat 3)

Surat At Talaq turun di kota Madinah sehingga surat itu masuk dalam kalangan surat Madaniyyah. At Talak artinya Perceraian, berjumlah 12 ayat, nomer surat ke 65, juz 28 dalam kitab suci Al Quran.

Di dalam ayat itu dituturkan, janji Allah SWT pada orang yang bertawakal, kalau Allah SWT lah yang hendak memberinya kecukupan. Dan kalau Allah pula memberitakan pada kita, kalau Allah tentu sanggup buat melaksanakan apa yang ia tetapkan serta segala suatu sudah Allah ukur.

Orang yang bertakwa pada Allah, serta taat mematuhi peraturan - peraturan yang sudah ditetapkan Nya, antara lain perihal rujuk serta perceraian, tentu Ia hendak membuktikan baginya jalan keluar dari kesusahan yang dihadapinya. Sebab dalam kehidupan ini banyak perihal yang jadi rahasia Allah, semacam rizqi, pasangan atau mati.

Semua itu rahasia Allah memanglah betul kalau Min haitsu laa yahtasib itu banyak yang membuktikan. Semua itu kuncinya cuma senantiasa ingat serta bertaqwa pada Allah SWT serta senantiasa yakin kalau Allah ialah Maha Adil.

Bertawakal pada Allah artinya berserah diri kepada Nya, memberikan sepenuhnya kepada Nya keberhasilan usaha. Sehabis ia berusaha serta menguatkan satu ikhtiar, kemudian ia bertawakal.

Semua manusia telah dipecah kadar rizqi dan kadar gagalnya masing - masing. Allah tidak membedakan antara si kaya serta si miskin, cantik, ganteng, jelek ataupun biasa saja semuanya mempunyai kadar yang sesuai dari Allah Swt. Tetapi bila rizki kita terasa sempit maka perbanyaklah bersedekah begitu juga firman allah dalam surat Ath Thalaq ayat 7:

لِيُنفِقْذُوسَعَةٍمِّنسَعَتِهِۦۖوَمَنقُدِرَعَلَيْهِرِزْقُهُۥفَلْيُنفِقْمِمَّآءَاتَىٰهُٱللَّهُۚلَايُكَلِّفُٱللَّهُنَفْسًاإِلَّامَآءَاتَىٰهَاۚسَيَجْعَلُٱللَّهُبَعْدَعُسْرٍيُسْرًا

Liyunfiqżụ saatim min saatih, wa mang qudira alaihi rizquhụ falyunfiq mimmāātāhullāh, lā yukallifullāhu nafsan illā māātāhā, sayajalullāhu bada usriy yusrā

Artinya: Hendaklah orang yang mampu memberi nafkah menurut kemampuannya. Dan orang yang disempitkan rezekinya hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. Allah tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan sekedar apa yang Allah berikan kepadanya. Allah kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan.

Dari ayat diatas kita pula menemukan suatu rahasia. Kala rizqi tengah disempitkan, maka bersedekahlah. Nanti Allah hendak memberi kelapangan sehabis kesempitan. Serta Rizqi yang min haitsu la Yahtasib dapat didapat hanya untuk hambaNya taqwa kepadaNya

Mudah - mudahan kita dimudahkan Rizqi kita bukan hanya yang Yahtasib namun pula Rizqi yang minhaitsu la yahtasib 

0 Response to "Min Haitsu La Yahtasib Artinya Apa? Keajaiban Datang dari Arah yang Tak Disangka-sangka"

Posting Komentar

Gunakan bahasa yang baik dan benar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close