Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Urutan Dzikir Setelah Sholat Sesuai Sunnah Lengkap dengan Tulisan Arab, Latin dan Terjemahannya

dzikir setelah sholat

Dzikir setelah sholat mempunyai banyak sekali keistimewaan yang memberikan keberkahan pada umat Islam.

Dalam sunah, kita disarankan buat melafalkan bacaan dzikir untuk melengkapi ibadahnya. Khususnya kala melaksanakan sholat wajib.

Salah satu keutamaannya ialah akan menyempurnakan pahala kala selesei melaksanakan sholat namun tidak khusyuk. Oleh sebab itu kita dianjurkan buat tidak langsung bubar, tetapi hendaknya kita merutinkan membaca istighfar serta bacaan dzikir yang lain.

Bahkan, anjuran berdzikir itu pula tertuang dalam Alquran. Umat Islam hendaknya senantiasa berdzikir pada Allah SWT dengan sebanyak - banyaknya. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Surat Al Ahzab ayat 41 selaku selanjutnya,

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱذْكُرُوا۟ ٱللَّهَ ذِكْرًا كَثِيرًا

Yā ayyuhallażīna āmanużkurullāha żikrang kaṡīrā

Artinya: Hai orang-orang yang beriman, berzdikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya.

Maka dari itu artikel islamtwins.com akan memberikan sedikit pemahaman kepada kita semua terkait urutan dzikir setelah sholat sesuai sunnah lengkap dengan tulisan arab, latin dan terjemahannya.

Urutan Dzikir Setelah Sholat Sesuai Sunnah

Urutan dzikir sesudah sholat hendaknya dibaca dengan ikhlas hanya untuk mencari ridho dari Allah SWT. Maka dari itu, hendaknya seseorang mukmin menyisihkan sedikit waktunya buat duduk sejenak melisankan dzikir berupa Subhanallah, Alhamdulillah, serta Allahu Akbar.

Bacaan dzikir sehabis sholat yang sangat sederhana berupa istighfar, tahlil, tasbih, tahmid, serta takbir. Selain itu, ada pula doa setelah sholat yang bisa dibaca oleh pemeluk Islam. Bila mengamalkan keduanya, maka insyaallah kita hendak memperoleh keistimewaan doa serta dzikir sehabis sholat yang dijanjikan oleh Allah SWT.

Selanjutnya bacaan dzikir setelah sholat fardhu yang merujuk pada hadits yang bisa sobat islamtwins baca: 

1. Membaca Istighfar 3 Kali

أَسْتَغْفِرُ اللهَ الَّذِي لاَ إِلهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ وَ أَتُوبُ إِلَيْه

Astaghfirullah Hal'adzim, Aladzi Laailaha Illahuwal Khayyul Qoyyuumu wa Atuubu Ilaiih

Artinya : “Saya mohon ampun kepada allahyang maha besar, tidak ada tuhan melainkan dia, yang maha hidup yang terus-menerus mengurus makhluknya, dan saya bertobat kepadanya.”

Dari Tsauban radhiallahu’anhu, Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

“Biasanya Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam ketika selesai sholat, beliau beristighfar 3x, lalu membaca doa:

Allahumma Antas Salaam wa Minkas Salaam Tabaarokta Yaa Dzal Jalaali wal Ikroom.

Artinya: Ya Allah Engkau-lah as salam, dan keselamatan hanya dari-Mu, Maha Suci Engkau wahai Dzat yang memiliki semua keagungan dan kemulian.” (HR. Muslim)

2. Membaca Pujian untuk Allah SWT

Melisankan tahlil sebanyak 3 kali, untuk sholat Magrib dan Subuh dapat dibaca sebanyak tujuh kali. Dari Al Mughirah bin Syu’ bah radhiallahu’ anhu, beliau mengatakan:

“ Aku mendengar Nabi Shallallahu’ alaihi Wasallam sehabis shalat dia berdoa: 

Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir. Allahumma laa maani’a limaa a’thoyta wa laa mu’thiya limaa mana’ta wa laa yanfa’u dzal jaddi minkal jaddu.

“Tiada Rabb yang berhak disembah selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya puji dan bagi-Nya kerajaan. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, tidak ada yang mencegah apa yang Engkau berikan dan tidak ada yang memberi apa yang Engkau cegah. Tidak berguna kekayaan dan kemuliaan itu bagi pemiliknya (selain iman dan amal shalihnya yang menyelamatkan dari siksaan). Hanya dari-Mu kekayaan dan kemuliaan.” (HR. Bukhari, Muslim)

3. Membaca Tahlil berikut

Abdullah bin Zubair radhiallahu’ anhu:“ Biasanya( Abdullah) bin Zubair di akhir sholat, kala berakhir salam dia membaca: 

Laa ilaha illalloohu wahdahu laa syarika lahu. Lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘alaa kulli syai-in qodiir. Laa haula wa laa quwwata illa billaah. Laa ilaha illallooh wa laa na’budu illa iyyaah. Lahun ni’matu wa lahul fadhlu wa lahuts tsanaa-ul hasanu. Laa ilaha illallooh mukhlishiina lahud diin wa lau karihal kaafiruun.

Artinya: Tiada ilah yang mempunyai hak disembah melainkan Allah semata, tidak terdapat sekutu bagi- Nya. Seluruh pujian serta kerajaan merupakan kepunyaan Allah. Allah Maha Kuasa atas segala suatu. Tidak terdapat daya serta upaya melainkan dengan bantuan Allah. Tiada ilah yang mempunyai hak disembah melainkan Allah. Kami tidak memuja melainkan kepada- Nya. Seluruh nikmat, karunia serta pujian yang baik merupakan kepunyaan Allah. Tiada ilah yang mempunyai hak disembah melainkan Allah, dengan memurnikan ibadah hanya kepadaNya, sekalipun orang- orang kafir tidak menyukainya.”( HR. Muslim)

4. Melafalkan Ayat Kursi

Membaca ayat kursi ialah bagian dari bacaan dzikir sehabis sholat yang dapat teratur dibaca. Selanjutnya tulisan ayat kursi arab dan latin dalam Al Qur’an surat Al Baqarah ayat 255: 

ayat kursi arab

5. Membaca Subhanallah, Alhamdulillah, dan Allahu Akbar

> Bacaan Tasbih                       

“Subhanallah,”

artinya: Maha Suci Allah.

> Bacaan Tahmid

“Alhamdulillah,”

artinya: Segala puji bagi Allah.

> Bacaan Takbir

“Allahu Akbar,”

artinya: Allah Maha Besar.

6. Kemudian dilanjutkan membaca Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Naas.

“ Uqbah bin‘ Amir radhiallahu’anhu, beliau mengatakan: Rasulullah shallallahu‘alaihi wasallam memerintahkanku buat membaca al mu’awwidzar ( an naas, al falaq, al ikhlas ) di penghujung tiap sholat.” ( HR. Abu Daud, dishahikan Al Albani dalam Shahih Abu Daud ) 

7. Dilanjutkan membaca Dzikir berikut

Urutan dzikir sesudah sholat yang terakhir ini diriwayatkan dari Mu’ adz bin Jabal radhiallahu’ anhu, beliau berkata: 

“ Rasulullah shallallahu‘ alaihi wasallam menarik tanganku sembari mengatakan: wahai Mu’ adz, Demi Allah saya mencintaimu sungguh aku mencintaimu. Aku wasiatkan engkau wahai Muadz, seharusnya janganlah engkau tinggalkan di tiap akhir shalat buat berdoa:

Allahumma a’ inni‘ ala dzikrika wa syukrika wa husni‘ ibaadatika.

Artinya: “ Ya Allah, tolonglah aku supaya dapat berdzikir kepada Mu, serta bersyukur kepada Mu, dan beribadah kepada Mu dengan baik).” ( HR. Abu Daud, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Abi Daud) 

Demikian pembahasan mengenai urutan dzikir setelah sholat yang dapat islamtwins.com tulis. Sekian dan terima kasih.

Posting Komentar untuk "Urutan Dzikir Setelah Sholat Sesuai Sunnah Lengkap dengan Tulisan Arab, Latin dan Terjemahannya"