Allahumma Inni Audzubika Min 'ilmin Laa Yanfa' Wa Min Qolbin Laa Yakhsya Arab Latin dan Artinya

hpk

 Allahumma Inni Audzubika Min 'ilmin Laa Yanfa' Wa Min Qolbin Laa Yakhsya Arab

Allahumma inni a udzubika min 'ilmin laa yanfa' wa min qolbin laa yakhsya ialah doa berlindung dari empat keburukan.

Dalam hidup sering kali terdapat situasi jelek yang kita mohonkan pada Allah, supaya kita terhindar dari masalah itu. Begitu pula Nabi Muhammad SAW, dia berharap supaya terlepas dari empat hal buruk ini, begitu juga dia mintakan dalam doanya berikut ini.

اَللَّهُمَّإِنِّيأَعُوذُبِكَمِنْعِلْمٍلَايَنْفَعُ,وَمِنْقَلْبٍلَايَخْشَعُ,وَمِنْنَفْسٍلَاتَشْبَعُ,وَمِنْدَعْوَةٍلَايُسْتَجَابُلَهَا

Allahumma innii a’ udzubika min‘ ilmi laa yanfa’ u wa min qalbin laa yakhsya’ wa min nafsin laa yasba’ wa min da’ watin laa yustajab

“ Ya Allah, aku berlindung kepadamu dari ilmu yang tak berguna, dari hati yang tidak khusyuk, hawa nafsu yang tidak pernah puas dan doa yang tidak dikabulkan.” ( HR. Muslim)

Doa di atas itu amat baik sekali dibaca sesudah melakukan shalat. Terlebih kala selesai melakukan shalat tahajjud. Sejatinya selaku seseorang mukmin yang baik, doa yang kita amalkan yakni doa yang diajarkan oleh Nabi Muhammad Saw. Memanglah boleh kita membuat doa sendiri. Tetapi betapa bagusnya dilengkapi dengan permintaan yang termaktub dalam hadis.

Penjelasan Doa Berlindung dari Empat Keburukan

Dalam Mirqat al-Mafatih dipaparkan arti di balik empat hal buruk yang dimohonkan Rasulullah supaya terlepas darinya yakni:

Berlindung dari ilmu yang tidak bermanfaat

Bisa berarti ilmu yang tidak diamalkan, ataupun ilmu yang tidak bermanfaat– semacam keadaan bersifat duniawi yang tidak memberikan khasiat apapun. Perihal ini dapat membawa pemiliknya pada ganjaran,

Rasulullah SAW bersabda,“ Pada malam aku diangkat ke langit, aku bertemu dengan orang- orang yang bibirnya dipotong oleh tang yang terbuat dari Api. Setiap kali bibirnya terbelah dulu, semuanya akan dikembalikan dalam keadaan normal kembali. Dan aku bertanya,“ Wahai Jibril, siapakah orang- orang ini?” Jibril menjawab,“ Mereka adalah orang- orang yang banyak berkata- kata dari kaummu, mereka mengatakan sesuatu tetapi tidak diwujudkan di dalam perbuatan, mereka membaca Al- Qur’ an tetapi tidak berlaku sebagaimana yang tertera di dalamnya.”( HR Al Bayhaqi)

Berlindung dari hati yang tidak merasakan khusyuk

Allah SWT menjelaskan, orang-orang beriman selalu khusyuk dalam beribadah dan kekhusyukannya dapat dilihat dari anggota tubuhnya. Jika hati terasa khusyuk, tubuh pun akan khusyuk. Khuysuk bukan hanya di hati, tapi juga kondisi hati yang bisa terlihat dalam akhlak dan sifat seseorang, pada setiap pembawaan, dan juga pergerakan. Di akhirat nanti, Allah berkata pada orang-orang kafir, “Pandangannya tunduk.” (Qs. An-Naziat 79: 9). Mata-mata tersebut tidak tunduk kepada Allah saat mereka di dunia, dan akan merasakan ketakutan saat berada di akhirat. Ketakutan ini juga terlihat dari wajah-wajah mereka; wajah-wajah yang menahan malu, penghinaan, dan kehinaan.

Berlindung dari jiwa yang tidak merasa puas

Manusiawi kala orang senantiasa mau lebih, lebih serta lebih dari yang lain. Disinilah seseorang Mukmin perlu mempunyai sifat qonaah ( menerima apa adanya atas apa yang Allah kasih ). Bila seseorang merasa senantiasa tidak pernah puas, sehingga beliau akan menurun rasa syukurnya.

Setiap orang beriman akan merasa bersyukur pada apa yang diberikan kepada mereka di dunia ini, dan di akhirat kelak, Allah SWT berfirman, “dan di dalam surga itu terdapat segala apa yang diingini oleh hati dan sedap (dipandang) mata…” (QS Az-Zukhruf 43:71).

Doa yang tidak dikabulkan

Setiap manusia beragama pasti saja amat berambisi tiap doanya hendak dikabulkan oleh Allah Ta’ala. Tetapi sangat seram bila doa yang dipanjatkan itu tidak dikabulkan. Salah satu kenapa doa tidak dikabulkan ialah sebab apa yang engkau makan, apa yang engkau minum serta apa yang engkau gunakan, seluruhnya merupakan barang yang haram.”

Dari Abu Hurairah Ra, Rasulullah SAW menyebutkan,“ Seorang laki- laki yang lusuh lagi kumal karena lama bepergian mengangkat kedua tanganya ke langit tinggi- tinggi dan berdoa:‘ Ya Rabbi, ya Rabbi, sementara makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram dan dagingnya tumbuh dari yang haram, sehingga bagaimana doanya dapat terkabulkan?”[Shahih Muslim, kitab Zakat bab Qabulus Sadaqah 3 atau 85- 86].

Doa Berlindung dari Empat Keburukan

Demikian penjelasan kami mengenai allahumma inni a udzubika min 'ilmin laa yanfa' wa min qolbin laa yakhsya yang merupakan doa terhindar dari empat hal buruk yang diajarkan oleh Nabi Muhammad Saw. Semoga bermanfaat.

0 Response to "Allahumma Inni Audzubika Min 'ilmin Laa Yanfa' Wa Min Qolbin Laa Yakhsya Arab Latin dan Artinya"

Posting Komentar

Gunakan bahasa yang baik dan benar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close