250x250

Sejarah Lays, Cheetos, Hingga Doritos yang Sebentar Lagi Akan Hilang di Pasar Indonesia

hpk
250x250
in artikel
Sejarah Lays, Cheetos, Hingga Doritos

PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk baru saja memborong seluruh saham dari PT Indofood Fritolay Makmur (IFL) yang awalnya dimiliki oleh Fritolay Netherland Holding B.V., afiliasi dari PepsiCo Inc. Alhasil, beberapa merek snack akan hilang di pasar insonesia.

Dengan begitu, baik Frito-Lay, PepsiCo ataupun pihak afiliasi lainnya dilarang untuk memproduksi, mengemas, menjual serta memasarkan alias mendistribusikan produk makanan ringan apapun di Indonesia.

Beberapa produk makanan ringan yang biasa diproduksi afiliasi Fritolay dan PepsiCo di Indonesia terdiri dari Lays, Cheetos, dan Doritos. Ketiga merek ini selain terkenal di Indonesia tapi nyaris di seluruh pasar dunia.

Lalu, bagaimana sih sejarah ketiga merek itu sampai akhirnya dapat terkenal diseluruh dunia semacam sekarang?

Sejarah Lays, Cheetos dan Doritos Saat Berkembang di Indonesia

Sejarah Cheetos

Cheetos awalnya ditemukan pada tahun 1948 oleh pendiri Fritos yaitu Charles Elmer Doolin di Dallas, Texas. Doolin akhirnya bermitra dengan Herman W.Lay (pencetus merek Lays) untuk memproduksi Cheetos dengan cara nasional dan produk kentang lainnya bernama Fritatos.

Cheetos terbukti sukses diterima di masyarakat, akhirnya Doolin dan Herman Lay menggabungkan dua perusahaan mereka dan akhirnya terbentuklah Frito-Lay Inc. Seluruh makanan ringan Frito-Lay Inc itu akhirnya dimiliki oleh PepsiCo.

Produk Cheetos pertama yang dihadirkan ialah Crunchy Cheetos. Kemudian, pada tahun 1971 barulah timbul produk Cheetos lainnya yakni Cheetos Puffs.

Dari beberapa varian rasa yang dikeluarkan Cheetos, beberapa di antaranya begitu populer. Salah satunya ialah rasa Flamin Hot Cheetos yang telah berhasil memikat hati masyakarat semenjak pertama kali dihadirkan pada awal 1990-an lalu.

Kini, Cheetos setidaknya punya kurang lebih 35 opsi rasa. Di Indonesia, hanya ada 5 varian rasa yaitu Cheetos Net BBQ Flavor, Grilled Chicken Flavor, Roast Corn Flavor, Cheetos Puffs Cheddar Cheese Flavor, dan Cheetos Puffs BBQ Steak Flavor.

Sejarah Lays

Keripik kentang Lays telah ada semenjak kurang lebih 75 tahun lalu. Dikutip dari Insider, Kamis (18/2/2021), Lays pertama kali dijual oleh Herman W. Lay pada kurang lebih tahun 1930-an. Saat itu, Herman yang berprofesi sebagai salesman, menjual Lays berkeliling memakai mobilnya di sekitaran wilayah Nashville, Tennessee, AS.

Beberapa tahun kemudian, Herman membangun perusahaan keripiknya. Namun, Pada saat yang bersamaan, timbul pesaing baru Lays yang kemudian dikenal sebagai Fritos. Setelah bersaing hampir 30 tahun, Lays dan Fritos bergabung membentuk Frito-Lay tepatnya pada tahun 1961.

Empat tahun kemudian, perusahaan perpaduan itu bergabung dengan Pepsi-Cola dan membentuk PepsiCo.

Lays lalu hadir dengan 8 rasa khas Amerika. Secara perlahan, merek camilan ini meluas ke beberapa negara. Rasa-rasanya pun terus bertambah. Bila ditotal, Lays memiliki kurang lebih 200 opsi rasa di seluruh dunia.

Sejarah Doritos

Sama-sama hasil produksi dari Frito-Lay, Doritos ialah keripik tortilla yang baru dijual secara komersial pada tahun 1964.

Dikutip dari Huffpost, Doritos dengan cepat menjadi terkenal di California Selatan dan pada tahun 1966 sudah mendunia.

Pada 1967, Doritos hadir dengan rasa baru yaitu rasa bumbu taco dan pada tahun 1972 timbul lagi rasa baru yaitu rasa keju nacho yang paling terkenal sepanjang masa.

Ada desas-desus yang menyebut bahwa Doritos pertama kali timbul di Disneyland pada awal tahun 1960-an, di bekas restoran yang bernama Casa de Fritos. Frito-Lay terbukti sebagai pemilik daerah itu, melainkan makanannya dipasok oleh makanan Meksiko setempat.

Di restoran itu, para pekerja dan pemasok lokalnya mendapatkan sebuah ide untuk memanfaatkan tortila yang sudah tidak terpakai. Mereka menggoreng tortilla yang kerap kali dibuang, sehingga menjadi keripik dan dijualnya kepada tamu.

Kripik itu menjadi terkenal di sana. Eksekutif Frito-Lay pun mencatat resep itu yang kemudian dikenal sebagai Doritos.

Namun, desas-desus itu tidak dapat dipastikan kebenarannya. Bahkan Frito-Lay sendiri pun tidak yakin dengan cerita itu.

Kini, Doritos punya kurang lebih 17 opsi rasa. Di Indonesia, Doritos hanya terdapat 3 rasa saja yakni Doritos Barbeque, Nacho Cheese, dan Roasted Corn.

Sumber Detik

300x600

0 Response to "Sejarah Lays, Cheetos, Hingga Doritos yang Sebentar Lagi Akan Hilang di Pasar Indonesia"

Posting Komentar

Gunakan bahasa yang baik dan benar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close
[ klik disini 1X ] [ close ]