250x250

Bintang Segi Delapan Yang Merupakan Logo Lambang Islam

hpk
250x250
in artikel

Bintang Segi Delapan Rub El Hizb

Bintang Segi Delapan adalah bentuk geometris filosofi bintang yang kemudian bentuknya disepakati oleh masyarakat Muslim sebagai simbol lambang islam bagi masyarakat Muslim. Sebagian masyarakat Muslim menyebut Bintang Segi Delapan sebagai lambang kejayaan Islam, bahkan ada yg menamainya dengan Bintang Kejayaan.

Tidak hanya dalam seni budaya, bahkan simbol ini juga dipakai sebagai ikonografi religius dengan makna tersendiri. Beberapa contoh bintang sisi delapan terkesan dalam arsitektur kuno, artefak, astrologi, dan di kawasan ibadah.

Baca Juga Doa Menagih Hutang Dengan Cepat Menurut Islam

Astrologi yang telah berkembang semenjak periode kuno juga membahas bintang segi delapan yang menggambarkan empat sudut ruang yaitu delapan garis mewakili simbolis Utara, Selatan, Timur, Barat, dan empat sudut lainnya berada diantaranya. Suku Maya Quetzalcoatl menggunkan Az Tzul Ahaw, suatu simbol yg diyakini mewakili Dewa Venus, dimana mesin terbang Venus tergambar pada tahap wajahnya.

Simbol Bintang Segi Delapan Sebagai Lambang Islam yang sebenarnya

Bintang Al-Quds (Najmat al-Quds) merupakan penyesuaian dari simbol Rub el Hizb yg dengan cara khusus terkait dengan al-Quds (Yerusalem). Desain bintang segi delapan ini terinspirasi dari agenda lahan sisi delapan dari Bani Umayyah berupa Kuil Kubah Batu (Dome of the Rock), dibuat untuk merayakan status Yerusalem sebagai kiblat pertama alias arah doa dalam Islam.

Dalam lukisan Holy Land (Tanah Suci) tahun 1455, Jerusalem terlukis dari sudut pandang barat. Dimana Kubah Batu tetap mempertahankan bentuk sisi delapan, pada tahap kanan Al-Aqsa ditampilkan bangunan gereja.

Dalam literatur Islam dikenal sebagai Rub el Hizb yang direpresentasikan dalam bentuk dua kotak tumpang tindih, dimana simbol ini juga ditemukan pada berbagai emblem dan bendera.

Dalam bahasa Arab, Rub artinya ‘yang keempat, kuartal’, sementara Hizb artinya kelompok alias partai. Pada awalnya simbol ini dipakai dalam Quran yg dibagi menjadi 60 Hizb alias 60 kelompok dengan panjang kira-kira sama.

Baca Juga Penyebab Ketindihan Hantu dalam Islam

Simbol ini menentukan setiap seperempat Hizb, sementara Hizb merupakan satu setengah dari juz. Tujuan mutlak penggunaan simbol ini sebagai sistem pemisah untuk memfasilitasi pembacaan Al-Qur’an, tidak lebih. Selain itu, simbol ini juga dipakai sebagai penanda untuk akhir bab dalam kaligrafi Arab.

Dalam literatur Buddha, simbol bintang sisi delapan menggambarkan delapan jalur di jalan Buddha dan delapan jalur abadi. Simbolisme universal ini dianggap luar biasa sebab bekerjasama dengan keseimbangan, harmoni, dan kosmis, suatu pola yg bekerjasama dengan awal astronomi, agama, dan mistisisme.

Berbeda dengan literatur Hindu, dimana simbol ini juga dikenal sebagai Bintang Lakshmi, mengisyaratkan Lakshmi sebagai Dewi Kekayaan yg mempunyai delapan emanasi disebut sebagai Ashtalakshmi yg diwakili dua kotak membentuk Octagram.

Simbol emanasi mewakili delapan bentuk kekayaan yaitu moneter, performa mengangkut, kemakmuran yg tidak ada habisnya, kemenangan, kesabaran, kesehatan dan gizi, pengetahuan, dan keluarga.

Dalam literatur agama kuno, Roda kehidupan Wicca digambarkan sebagai suatu bulat yg berisi bintang berujung delapan, setiap titik merupakan hari libur besar yg disebut Sabbat. Budaya Wicca menekankan sistem libur dengan cara keseluruhan, dimana setiap hari libur dipengaruhi melewati apapun yg telah datang sebelumnya dan mempersiapkan apapun yg datang berikutnya.

Baca Juga 7 Amalan Terbaik di hari Jumat

Sementara itu, literatur agama Mesir kuno mengakui delapan tuhan (empat laki-laki dan empat perempuan) yaitu Nu, Nanet, Amun, Amunet, Kuk, Kauket, Huh, dan Hauhet. Setiap pasangan merupakan simbol dari kekuatan air, udara, kegelapan, dan tidak terbatas. Secara bersamaan keempat pasangan menciptakan dunia dan Dewa Ra menciptakan perairan primordial. Kedelapan tuhan ini dikenal sebagai Ogdoad, dan konteks ini juga dipakai adat lain yg diwakili melewati Octagram.

Kemakmuran Periode Al-Andalus Dan Simbol Bintang Segi Delapan

Asal bintang berujung delapan dalam mitologi dan agama pemuja matahari. Raja matahari merupakan simbol yg mendefinisikan kerajaan Andalusia tertua. Sejak zaman neolitik, Andalusia menyembah matahari yg diwakili dengan delapan sinar.

Orang-orang Andalusia mewakili bintang ini dalam valuta mereka sebagai simbol politik yg terperinci pada ketika kemerdekaan Andalusia. Andalusia memilih bintang segi delapan sebagai simbol politik serta meletakkannya di koin pertama diciptakan.

Al-Andalus ialah nama dari Semenanjung Iberia, yaitu Spanyol dan Portugal yang diperintah oleh pemerintahan Islam, alias orang-orang Moor antara tahun 711 dan 1492. Masa kekuasaan Islam di Iberia dimulai sejak Pertempuran Guadalete, ketika pasukan Umayyah ceo Thariq bin Ziyad telah mengalahkan pemerintahan Visigoth yang menguasai Iberia.

Awalnya Al-Andalus merupakan provinsi dari Kekhalifahan Umayyah tahun 711 sampai 750, kemudian menjelma suatu keamiran ditahun 750-929. Kekhalifahan berdiri tahun 929-1031 yg akhirnya terpecah menjadi Taifa alias kerajaan kecil pada tahun 1031-1492.

Kekhalifahan Al-Andalus memakai simbol bintang sisi delapan telah mengangkat kemakmuran Islam, bahkan terkesan di berbagai koin mereka yg tersebar hampir keseluruh Eropa. Kerajaan Nazari termasuk juga ke dalam bagian yang memakai simbol dalam dekorasi tambahan.

Baca Juga Urutan Membaca Dzikir Setelah Sholat

Mozarabic dan Moor Andalusia sempat memakai bintang berujung delapan di wilayah semenanjung utara, dan tersebar di seluruh Maghreb dan Timur Tengah. Pembangun gedung menempatkan simbol bintang sisi delapan di gereja-gereja dan di ubin masyarakat waktu itu.

Penggunaan bintang berujung delapan waktu itu tidak langsung bagi Andalusia pro-Muslim, melainkan diyakini bahwa orang-orang Kristen juga menggunakannya dalam bangunan, baik didalam dan luar wilayah Andalusia. Historiografi menyatakan bahwa tidak sedikit orang-orang Andalusia bermigrasi ke utara sebab ketidakstabilan politik, agama, ekonomi Al-Andalus, khususnya di pertengahan dan akhir abad ke-9 M.

Banyak ulama menghasilkan seni mereka ke kawasan baru di utara, mengangkat simbol-simbol tergolong bintang berujung delapan yg diaplikasikan kedalam bentuk dekoratif berbeda. Beberapa fitur bintang sisi delapan dalam seni Andalusia berbentuk lengkungan di berbagai relief mawar pada gereja San Miguel de Lillo (Oviedo), di pintu Santa Maria de Ripoll (Girona) yg diterjemahkan dari karya-karya Al-Andalus.

Sejarah Kuno Octagram

Octagram terbentuk dari kontak bertumpang tindih yg tidak jarang menekankan dualitas yaitu Yin dan Yang, jantan dan betina, dan spiritual dan material. Kedua kotak dikaitkan dengan dunia fisik yg mempunyai empat unsur, empat arah mata angin, dengan cara bersama-sama membahas sudut positif dan negatif dari empat elemen, tergolong menyeimbangkan sesuatu yg ada di alam semesta.

Temuan pada abad ke 17 oleh seorang adiwangsa Italia bernama Pietro della Valle membahas penggunaan suatu bintang sisi delapan sebagai segel di reruntuhan kota kuno Ur, Tell al Muqayyar, suatu kota yg berkembang kurang lebih tahun 2000 SM.

Dia menemukan berbagai potongan marmer hitam yg tampaknya menjadi seperti Segel. Segel ini hanya ditulis berupa huruf alias kata-kata. Diantara naskah lain yg ditemukan membahas pesan pendek membahas bintang sisi delapan.

Abraham alias Ibrahim, merupakan nabi dalam agama Yahudi, Kristen, dan Islam, diduga dirinya tinggal di kota Sumeria Ur. Penggalian kota Ur mengungkap misteri asal mula penggunaan bintang sisi delapan dalam bentuk delapan kelopak dan dipakai dalam perhiasan alias besi dekorasi.

Sejarah Sumeria menawarkan asal mula bintang sisi delapan sebagai refleksi dari pengawasan astronomi di salah satu kebudayaaan tertua di dunia. Dalam tradisi Sumeria, simbol bintang sisi delapan memakai susunan garis sebagai simbol untuk menghubungkan terhadap bintang dan Tuhan.

Bintang sisi delapan mewakili Dewi Inanna, Ishtar (Astarte), dan Dewi Babilonia (The Lightbringer). Sementara bulat ditengahnya merupakan simbol Dewa matahari. Budaya Yunani tahun 400 SM meyakini bahwa bintang pagi dan sore merupakan entitas berbeda, mengakui Venus sebagai bintang pagi dan bintang malam.

Simbol bintang sisi delapan terkait dengan sinar yg merupakan salah satu tema yg paling lazim dalam kekerabatan mistik. Esoteris simbol ini sebab energi kesadaran yg dipakai dalam ritual magis dan dipakai dalam alkimia.

Diantaranya Elixir alias Quintessence merupakan akibat dari pemisahan dan kombinasi dari berbagai aksi dan bentuk pasif dari Roh, suatu bentuk energi kesadaran yg dipakai dalam ritual magis dan alkimia yg dilambangkan dengan delapan roda.

300x600

0 Response to "Bintang Segi Delapan Yang Merupakan Logo Lambang Islam"

Posting Komentar

Gunakan bahasa yang baik dan benar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close
[ klik disini 1X ] [ close ]