Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Isi Kandungan Surah Al Hadid Beserta Artinya

Surah Al Hadid

Surat Al Hadid dalam bahasa Arab: bahasa Arab:الحديد, Surat Al Hadid artinya "Besi" yang mana terdapat pada ayat ke 25 dari keseluruhan ayat yang berjumlah 29 Ayat.

Surah ini merupakan surah ke 57 dalam Al Quran dan tergolong golongan surah Madaniyah yaitu surat yang diturunkan setelah Rosulullah Muhammad SAW Hijrah Ke Madinah. Surat Al Hadid diturunkan setelah surat Al Waqiah.

Dimana di dalam setiap surat dan ayat - ayatnya terkandung Perintah Ibadah, Akhlak, Aqidah, Hukum dan Kisah Umat terdahulu, Termasuk diantaranya Surat Al Hadid. Untuk itu kali ini kita akan berdiskusi tentang Kandungan, keutamaan dan khasiat Surat Al Hadid.

Baca Juga Isi Kandungan Surah Al-Insyirah

Bacaan Surah Al Hadid Beserta Artinya

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Surah Al hadid Ayat 1

سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ

sabbaḥa lillāhi mā fis-samāwāti wal-arḍ, wa huwal-'azīzul-ḥakīm

Apa yg di langit dan di bumi bertasbih terhadap Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.

Surah Al hadid Ayat 2

لَهٗ مُلْكُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ يُحْيٖ وَيُمِيْتُۚ وَهُوَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

lahụ mulkus-samāwāti wal-arḍ, yuḥyī wa yumīt, wa huwa 'alā kulli syai`ing qadīr

Milik-Nyalah kerajaan langit dan bumi, Dia menghidupkan dan mematikan, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.

Surah Al hadid Ayat 3

هُوَ الْاَوَّلُ وَالْاٰخِرُ وَالظَّاهِرُ وَالْبَاطِنُۚ وَهُوَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ

huwal-awwalu wal-ākhiru waẓ-ẓāhiru wal-bāṭin, wa huwa bikulli syai`in 'alīm

Dialah Yang Awal, Yang Akhir, Yang Zahir dan Yang Batin; dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.

Surah Al hadid Ayat 4

هُوَ الَّذِيْ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ فِيْ سِتَّةِ اَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوٰى عَلَى الْعَرْشِۚ يَعْلَمُ مَا يَلِجُ فِى الْاَرْضِ وَمَا يَخْرُجُ مِنْهَا وَمَا يَنْزِلُ مِنَ السَّمَاۤءِ وَمَا يَعْرُجُ فِيْهَاۗ وَهُوَ مَعَكُمْ اَيْنَ مَا كُنْتُمْۗ وَاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ بَصِيْرٌۗ

huwallażī khalaqas-samāwāti wal-arḍa fī sittati ayyāmin ṡummastawā 'alal-'arsy, ya'lamu mā yaliju fil-arḍi wa mā yakhruju min-hā wa mā yanzilu minas-samā`i wa mā ya'ruju fīhā, wa huwa ma'akum aina mā kuntum, wallāhu bimā ta'malụna baṣīr

Dialah yg menciptakan langit dan bumi dalam enam masa; kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arsy. Dia mengenal apa yg masuk ke dalam bumi dan apa yg keluar dari dalamnya, apa yg turun dari langit dan apa yg naik ke sana. Dan Dia bersama kamu di mana saja kamu berada. Dan Allah Maha Melihat apa yg kamu kerjakan.

Surah Al hadid Ayat 5

لَهٗ مُلْكُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۗ وَاِلَى اللّٰهِ تُرْجَعُ الْاُمُوْرُ

lahụ mulkus-samāwāti wal-arḍ, wa ilallāhi turja'ul-umụr

Milik-Nyalah kerajaan langit dan bumi. Dan hanya terhadap Allah segala urusan dikembalikan.

Surah Al hadid Ayat 6

يُوْلِجُ الَّيْلَ فِى النَّهَارِ وَيُوْلِجُ النَّهَارَ فِى الَّيْلِۗ وَهُوَ عَلِيْمٌ ۢبِذَاتِ الصُّدُوْرِ

yụlijul-laila fin-nahāri wa yụlijun-nahāra fil-laīl, wa huwa 'alīmum biżātiṣ-ṣudụr

Dia memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam. Dan Dia Maha Mengetahui segala isi hati.

Surah Al hadid Ayat 7

اٰمِنُوْا بِاللّٰهِ وَرَسُوْلِهٖ وَاَنْفِقُوْا مِمَّا جَعَلَكُمْ مُّسْتَخْلَفِيْنَ فِيْهِۗ فَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْ وَاَنْفَقُوْا لَهُمْ اَجْرٌ كَبِيْرٌ

āminụ billāhi wa rasụlihī wa anfiqụ mimmā ja'alakum mustakhlafīna fīh, fallażīna āmanụ mingkum wa anfaqụ lahum ajrung kabīr

Berimanlah kamu terhadap Allah dan Rasul-Nya dan infakkanlah (di jalan Allah) sebagian dari harta yg Dia sudah menjadikan kamu sebagai penguasanya (amanah). Maka orang-orang yg beriman di antara kamu dan menginfakkan (hartanya di jalan Allah) memperoleh pahala yg besar.

Surah Al hadid Ayat 8

وَمَا لَكُمْ لَا تُؤْمِنُوْنَ بِاللّٰهِ ۚوَالرَّسُوْلُ يَدْعُوْكُمْ لِتُؤْمِنُوْا بِرَبِّكُمْ وَقَدْ اَخَذَ مِيْثَاقَكُمْ اِنْ كُنْتُمْ مُّؤْمِنِيْنَ

wa mā lakum lā tu`minụna billāh, war-rasụlu yad'ụkum litu`minụ birabbikum wa qad akhaża mīṡāqakum ing kuntum mu`minīn

Dan mengapa kamu tak beriman terhadap Allah, padahal Rasul mengundang kamu beriman terhadap Tuhanmu? Dan Dia sudah mengambil janji (setia)mu, apabila kamu orang-orang mukmin.

Surah Al hadid Ayat 9

هُوَ الَّذِيْ يُنَزِّلُ عَلٰى عَبْدِهٖٓ اٰيٰتٍۢ بَيِّنٰتٍ لِّيُخْرِجَكُمْ مِّنَ الظُّلُمٰتِ اِلَى النُّوْرِۗ وَاِنَّ اللّٰهَ بِكُمْ لَرَءُوْفٌ رَّحِيْمٌ

huwallażī yunazzilu 'alā 'abdihī āyātim bayyinātil liyukhrijakum minaẓ-ẓulumāti ilan-nụr, wa innallāha bikum lara`ụfur raḥīm

Dialah yg menurunkan ayat-ayat yg terperinci (Al-Qur'an) terhadap hamba-Nya (Muhammad) untuk mengeluarkan kamu dari kegelapan terhadap cahaya. Dan sungguh, terhadap kamu Allah Maha Penyantun, Maha Penyayang.

Surah Al hadid Ayat 10

وَمَا لَكُمْ اَلَّا تُنْفِقُوْا فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ وَلِلّٰهِ مِيْرَاثُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۗ لَا يَسْتَوِيْ مِنْكُمْ مَّنْ اَنْفَقَ مِنْ قَبْلِ الْفَتْحِ وَقَاتَلَۗ اُولٰۤىِٕكَ اَعْظَمُ دَرَجَةً مِّنَ الَّذِيْنَ اَنْفَقُوْا مِنْۢ بَعْدُ وَقَاتَلُوْاۗ وَكُلًّا وَّعَدَ اللّٰهُ الْحُسْنٰىۗ وَاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرٌ

wa mā lakum allā tunfiqụ fī sabīlillāhi wa lillāhi mīrāṡus-samāwāti wal-arḍ, lā yastawī mingkum man anfaqa ming qablil-fat-ḥi wa qātal, ulā`ika a'ẓamu darajatam minallażīna anfaqụ mim ba'du wa qātalụ, wa kullaw wa'adallāhul-ḥusnā, wallāhu bimā ta'malụna khabīr

Dan mengapa kamu tak menginfakkan hartamu di jalan Allah, padahal milik Allah semua pusaka langit dan bumi? Tidak sama orang-orang yg menginfakkan (hartanya di jalan Allah) di antara kamu dan berperang sebelum penaklukan (Mekah). Mereka lebih tinggi derajatnya daripada orang-orang yg menginfakkan (hartanya) dan berperang seusai itu. Dan Allah menjanjikan terhadap masing-masing mereka (balasan) yg lebih baik. Dan Allah Mahateliti apa yg kamu kerjakan.

Surah Al hadid Ayat 12

مَنْ ذَا الَّذِيْ يُقْرِضُ اللّٰهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضٰعِفَهٗ لَهٗ وَلَهٗٓ اَجْرٌ كَرِيْمٌ

man żallażī yuqriḍullāha qarḍan ḥasanan fa yuḍā'ifahụ lahụ wa lahū ajrung karīm
Barangsiapa meminjamkan terhadap Allah dengan pinjaman yg baik, jadi Allah akan mengembalikannya berlipat ganda untuknya, dan baginya pahala yg mulia,

Surah Al hadid Ayat 2

يَوْمَ تَرَى الْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنٰتِ يَسْعٰى نُوْرُهُمْ بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَبِاَيْمَانِهِمْ بُشْرٰىكُمُ الْيَوْمَ جَنّٰتٌ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُ خٰلِدِيْنَ فِيْهَاۗ ذٰلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيْمُۚ

yauma taral-mu`minīna wal-mu`mināti yas'ā nụruhum baina aidīhim wa bi`aimānihim busyrākumul-yauma jannātun tajrī min taḥtihal-an-hāru khālidīna fīhā, żālika huwal-fauzul-'aẓīm
pada hari engkau akan menonton orang-orang yg beriman laki-laki dan perempuan, alangkah cahaya mereka bersinar di depan dan di samping kanan mereka, (dikatakan terhadap mereka), “Pada kali ini ada kabar gembira untukmu, (yaitu) surga-surga yg mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka abadi di dalamnya. Demikian itulah kemenangan yg agung.”

Surah Al hadid Ayat 13

يَوْمَ يَقُوْلُ الْمُنٰفِقُوْنَ وَالْمُنٰفِقٰتُ لِلَّذِيْنَ اٰمَنُوا انْظُرُوْنَا نَقْتَبِسْ مِنْ نُّوْرِكُمْۚ قِيْلَ ارْجِعُوْا وَرَاۤءَكُمْ فَالْتَمِسُوْا نُوْرًاۗ فَضُرِبَ بَيْنَهُمْ بِسُوْرٍ لَّهٗ بَابٌۗ بَاطِنُهٗ فِيْهِ الرَّحْمَةُ وَظَاهِرُهٗ مِنْ قِبَلِهِ الْعَذَابُۗ

yauma yaqụlul-munāfiqụna wal-munāfiqātu lillażīna āmanunẓurụnā naqtabis min nụrikum, qīlarji'ụ warā`akum faltamisụ nụrā, fa ḍuriba bainahum bisụril lahụ bāb, bāṭinuhụ fīhir-raḥmatu wa ẓāhiruhụ ming qibalihil-'ażāb

Pada hari orang-orang munafik laki-laki dan perempuan mengatakan terhadap orang-orang yg beriman, “Tunggulah kami! Kami ingin mengambil cahayamu.” (Kepada mereka) dikatakan, ”Kembalilah kamu ke belakang dan carilah sendiri cahaya (untukmu).” Lalu di antara mereka dipasang dinding (pemisah) yg berpintu. Di sebelah dalam ada rahmat dan di luarnya hanya ada azab.

Surah Al hadid Ayat 14

يُنَادُوْنَهُمْ اَلَمْ نَكُنْ مَّعَكُمْۗ قَالُوْا بَلٰى وَلٰكِنَّكُمْ فَتَنْتُمْ اَنْفُسَكُمْ وَتَرَبَّصْتُمْ وَارْتَبْتُمْ وَغَرَّتْكُمُ الْاَمَانِيُّ حَتّٰى جَاۤءَ اَمْرُ اللّٰهِ وَغَرَّكُمْ بِاللّٰهِ الْغَرُوْرُ

yunādụnahum a lam nakum ma'akum, qālụ balā wa lākinnakum fatantum anfusakum wa tarabbaṣtum wartabtum wa garratkumul-amāniyyu ḥattā jā`a amrullāhi wa garrakum billāhil-garụr

Orang-orang munafik memanggil orang-orang mukmin, “Bukankah kami dahulu bersama kamu?” Mereka menjawab, “Benar, namun kamu mencelakakan dirimu sendiri, dan hanya menunggu, meragukan (janji Allah) dan ditipu oleh gambaran kosong hingga datang ketetapan Allah; dan penipu (setan) datang memperdaya kamu mengenai Allah.

Surah Al hadid Ayat 15

فَالْيَوْمَ لَا يُؤْخَذُ مِنْكُمْ فِدْيَةٌ وَّلَا مِنَ الَّذِيْنَ كَفَرُوْاۗ مَأْوٰىكُمُ النَّارُۗ هِيَ مَوْلٰىكُمْۗ وَبِئْسَ الْمَصِيْرُ

fal-yauma lā yu`khażu mingkum fidyatuw wa lā minallażīna kafarụ, ma`wākumun-nār, hiya maulākum, wa bi`sal-maṣīr

Maka pada kali ini tak akan diterima tebusan dari kamu maupun dari orang-orang kafir. Tempat kamu di neraka. Itulah daerah berlindungmu, dan itulah seburuk-buruk daerah kembali.”

Surah Al hadid Ayat 16

اَلَمْ يَأْنِ لِلَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اَنْ تَخْشَعَ قُلُوْبُهُمْ لِذِكْرِ اللّٰهِ وَمَا نَزَلَ مِنَ الْحَقِّۙ وَلَا يَكُوْنُوْا كَالَّذِيْنَ اُوْتُوا الْكِتٰبَ مِنْ قَبْلُ فَطَالَ عَلَيْهِمُ الْاَمَدُ فَقَسَتْ قُلُوْبُهُمْۗ وَكَثِيْرٌ مِّنْهُمْ فٰسِقُوْنَ

a lam ya`ni lillażīna āmanū an takhsya'a qulụbuhum liżikrillāhi wa mā nazala minal-ḥaqqi wa lā yakụnụ kallażīna ụtul-kitāba ming qablu fa ṭāla 'alaihimul-amadu fa qasat qulụbuhum, wa kaṡīrum min-hum fāsiqụn

Belum tibakah waktunya bagi orang-orang yg beriman, untuk dengan cara khusyuk mengingat Allah dan mematuhi kebenaran yg sudah diwahyukan (kepada mereka), dan janganlah mereka (berlaku) semacam orang-orang yg sudah mendapatkan kitab sebelum itu, kemudian mereka melewati masa yg panjang jadi hati mereka menjadi keras. Dan tak sedikit di antara mereka menjadi orang-orang fasik.

Surah Al hadid Ayat 17

اِعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ يُحْيِ الْاَرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَاۗ قَدْ بَيَّنَّا لَكُمُ الْاٰيٰتِ لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُوْنَ

i'lamū annallāha yuḥyil-arḍa ba'da mautihā, qad bayyannā lakumul-āyāti la'allakum ta'qilụn
Ketahuilah bahwa Allah yg menghidupkan bumi seusai matinya (kering). Sungguh, sudah Kami jelaskan kepadamu tanda-tanda (kebesaran Kami) supaya kamu mengerti.

Surah Al hadid Ayat 18

اِنَّ الْمُصَّدِّقِيْنَ وَالْمُصَّدِّقٰتِ وَاَقْرَضُوا اللّٰهَ قَرْضًا حَسَنًا يُّضٰعَفُ لَهُمْ وَلَهُمْ اَجْرٌ كَرِيْمٌ

innal-muṣṣaddiqīna wal-muṣṣaddiqāti wa aqraḍullāha qarḍan ḥasanay yuḍā'afu lahum wa lahum ajrung karīm

Sesungguhnya orang-orang yg bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan terhadap Allah dengan pinjaman yg baik, akan dilipatgandakan (balasannya) bagi mereka; dan mereka akan mendapat pahala yg mulia.

Surah Al hadid Ayat 19

وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا بِاللّٰهِ وَرُسُلِهٖٓ اُولٰۤىِٕكَ هُمُ الصِّدِّيْقُوْنَ ۖوَالشُّهَدَاۤءُ عِنْدَ رَبِّهِمْۗ لَهُمْ اَجْرُهُمْ وَنُوْرُهُمْۗ وَالَّذِيْنَ كَفَرُوْا وَكَذَّبُوْا بِاٰيٰتِنَآ اُولٰۤىِٕكَ اَصْحٰبُ الْجَحِيْمِ

wallażīna āmanụ billāhi wa rusulihī ulā`ika humuṣ-ṣiddīqụna wasy-syuhadā`u 'inda rabbihim, lahum ajruhum wa nụruhum, wallażīna kafarụ wa każżabụ bi`āyātinā ulā`ika aṣ-ḥābul-jaḥīm

Dan orang-orang yg beriman terhadap Allah dan rasul-rasul-Nya, mereka itu orang-orang yg ikhlas hati (pencinta kebenaran) dan saksi-saksi di segi Tuhan mereka. Mereka berhak mendapat pahala dan cahaya. Tetapi orang-orang yg kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itu penghuni-penghuni neraka.

Surah Al hadid Ayat 20

اِعْلَمُوْٓا اَنَّمَا الْحَيٰوةُ الدُّنْيَا لَعِبٌ وَّلَهْوٌ وَّزِيْنَةٌ وَّتَفَاخُرٌۢ بَيْنَكُمْ وَتَكَاثُرٌ فِى الْاَمْوَالِ وَالْاَوْلَادِۗ كَمَثَلِ غَيْثٍ اَعْجَبَ الْكُفَّارَ نَبَاتُهٗ ثُمَّ يَهِيْجُ فَتَرٰىهُ مُصْفَرًّا ثُمَّ يَكُوْنُ حُطَامًاۗ وَفِى الْاٰخِرَةِ عَذَابٌ شَدِيْدٌۙ وَّمَغْفِرَةٌ مِّنَ اللّٰهِ وَرِضْوَانٌ ۗوَمَا الْحَيٰوةُ الدُّنْيَآ اِلَّا مَتَاعُ الْغُرُوْرِ

i'lamū annamal-ḥayātud-dun-yā la'ibuw wa lahwuw wa zīnatuw wa tafākhurum bainakum wa takāṡurun fil-amwāli wal-aulād, kamaṡali gaiṡin a'jabal-kuffāra nabātuhụ ṡumma yahīju fa tarāhu muṣfarran ṡumma yakụnu huṭāmā, wa fil-ākhirati 'ażābun syadīduw wa magfiratum minallāhi wa riḍwān, wa mal-ḥayātud-dun-yā illā matā'ul-gurụr

Ketahuilah, sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan sendagurauan, perhiasan dan saling berbangga di antara kamu dan berlomba dalam kekayaan dan anak keturunan, semacam hujan yg tanam-tanamannya indah para petani; kemudian (tanaman) itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yg keras dan ampunan dari Allah dan keridaan-Nya. Dan kehidupan dunia tak lain hanyalah kesenangan yg palsu.

Surah Al hadid Ayat 21

سَابِقُوْٓا اِلٰى مَغْفِرَةٍ مِّنْ رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا كَعَرْضِ السَّمَاۤءِ وَالْاَرْضِۙ اُعِدَّتْ لِلَّذِيْنَ اٰمَنُوْا بِاللّٰهِ وَرُسُلِهٖۗ ذٰلِكَ فَضْلُ اللّٰهِ يُؤْتِيْهِ مَنْ يَّشَاۤءُ ۚوَاللّٰهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيْمِ

sābiqū ilā magfiratim mir rabbikum wa jannatin 'arḍuhā ka'arḍis-samā`i wal-arḍi u'iddat lillażīna āmanụ billāhi wa rusulih, żālika faḍlullāhi yu`tīhi may yasyā`, wallāhu żul-faḍlil-'aẓīm

Berlomba-lombalah kamu untuk memperoleh ampunan dari Tuhanmu dan surga yg luasnya seluas langit dan bumi, yg disediakan bagi orang-orang yg beriman terhadap Allah dan rasul-rasul-Nya. Itulah karunia Allah, yg diberikan terhadap siapa yg Dia kehendaki. Dan Allah memiliki karunia yg besar.

Surah Al hadid Ayat 22

مَآ اَصَابَ مِنْ مُّصِيْبَةٍ فِى الْاَرْضِ وَلَا فِيْٓ اَنْفُسِكُمْ اِلَّا فِيْ كِتٰبٍ مِّنْ قَبْلِ اَنْ نَّبْرَاَهَا ۗاِنَّ ذٰلِكَ عَلَى اللّٰهِ يَسِيْرٌۖ

mā aṣāba mim muṣībatin fil-arḍi wa lā fī anfusikum illā fī kitābim ming qabli an nabra`ahā, inna żālika 'alallāhi yasīr

Setiap bencana yg menimpa di bumi dan yg menimpa dirimu sendiri, semuanya sudah tertulis dalam Kitab (Lauh Mahfuzh) sebelum Kami mewujudkannya. Sungguh, yg demikian itu mudah bagi Allah.

Surah Al hadid Ayat 23

لِّكَيْلَا تَأْسَوْا عَلٰى مَا فَاتَكُمْ وَلَا تَفْرَحُوْا بِمَآ اٰتٰىكُمْ ۗوَاللّٰهُ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُوْرٍۙ

likai lā ta`sau 'alā mā fātakum wa lā tafraḥụ bimā ātākum, wallāhu lā yuḥibbu kulla mukhtālin fakhụr
Agar kamu tak bersedih hati terhadap apa yg luput dari kamu, dan jangan pula terlalu gembira terhadap apa yg diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tak menyukai setiap orang-orang yg arogan dan membanggakan diri

Surah Al hadid Ayat 24

ۨالَّذِيْنَ يَبْخَلُوْنَ وَيَأْمُرُوْنَ النَّاسَ بِالْبُخْلِ ۗوَمَنْ يَّتَوَلَّ فَاِنَّ اللّٰهَ هُوَ الْغَنِيُّ الْحَمِيْدُ

allażīna yabkhalụna wa ya`murụnan-nāsa bil-bukhl, wa may yatawalla fa innallāha huwal-ganiyyul-ḥamīd

yaitu orang-orang yg kikir dan menyuruh orang-orang lain berbuat kikir. Barangsiapa berpaling (dari perintah-perintah Allah), jadi sesungguhnya Allah, Dia Mahakaya, Maha Terpuji.

Surah Al hadid Ayat 25

لَقَدْ اَرْسَلْنَا رُسُلَنَا بِالْبَيِّنٰتِ وَاَنْزَلْنَا مَعَهُمُ الْكِتٰبَ وَالْمِيْزَانَ لِيَقُوْمَ النَّاسُ بِالْقِسْطِۚ وَاَنْزَلْنَا الْحَدِيْدَ فِيْهِ بَأْسٌ شَدِيْدٌ وَّمَنَافِعُ لِلنَّاسِ وَلِيَعْلَمَ اللّٰهُ مَنْ يَّنْصُرُهٗ وَرُسُلَهٗ بِالْغَيْبِۗ اِنَّ اللّٰهَ قَوِيٌّ عَزِيْزٌ

laqad arsalnā rusulanā bil-bayyināti wa anzalnā ma'ahumul-kitāba wal-mīzāna liyaqụman-nāsu bil-qisṭ, wa anzalnal-ḥadīda fīhi ba`sun syadīduw wa manāfi'u lin-nāsi wa liya'lamallāhu may yanṣuruhụ wa rusulahụ bil-gaīb, innallāha qawiyyun 'azīz

Sungguh, Kami sudah mengutus rasul-rasul Kami dengan bukti-bukti yg nyata dan kami turunkan bersama mereka kitab dan neraca (keadilan) supaya insan bisa berlaku adil. Dan Kami menciptakan logam yg memiliki kekuatan, canggih dan tak sedikit fungsi bagi manusia, dan supaya Allah mengenal siapa yg membantu (agama)-Nya dan rasul-rasul-Nya mesikipun (Allah) tak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Mahakuat, Mahaperkasa.

Surah Al hadid Ayat 26

وَلَقَدْ اَرْسَلْنَا نُوْحًا وَّاِبْرٰهِيْمَ وَجَعَلْنَا فِيْ ذُرِّيَّتِهِمَا النُّبُوَّةَ وَالْكِتٰبَ فَمِنْهُمْ مُّهْتَدٍۚ وَكَثِيْرٌ مِّنْهُمْ فٰسِقُوْنَ

wa laqad arsalnā nụḥaw wa ibrāhīma wa ja'alnā fī żurriyyatihiman-nubuwwata wal-kitāba fa min-hum muhtad, wa kaṡīrum min-hum fāsiqụn

Dan sungguh, Kami sudah mengutus Nuh dan Ibrahim dan Kami berbagi kenabian dan kitab (wahyu) terhadap keturunan keduanya, di antara mereka ada yg mendapatkan petunjuk dan tak sedikit di antara mereka yg fasik.

Surah Al hadid Ayat 27

ثُمَّ قَفَّيْنَا عَلٰٓى اٰثَارِهِمْ بِرُسُلِنَا وَقَفَّيْنَا بِعِيْسَى ابْنِ مَرْيَمَ وَاٰتَيْنٰهُ الْاِنْجِيْلَ ەۙ وَجَعَلْنَا فِيْ قُلُوْبِ الَّذِيْنَ اتَّبَعُوْهُ رَأْفَةً وَّرَحْمَةً ۗوَرَهْبَانِيَّةَ ِۨابْتَدَعُوْهَا مَا كَتَبْنٰهَا عَلَيْهِمْ اِلَّا ابْتِغَاۤءَ رِضْوَانِ اللّٰهِ فَمَا رَعَوْهَا حَقَّ رِعَايَتِهَا ۚفَاٰتَيْنَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْهُمْ اَجْرَهُمْ ۚ وَكَثِيْرٌ مِّنْهُمْ فٰسِقُوْنَ

ṡumma qaffainā 'alā āṡārihim birusulinā wa qaffainā bi'īsabni maryama wa ātaināhul-injīla wa ja'alnā fī qulụbillażīnattaba'ụhu ra`fataw wa raḥmah, wa rahbāniyyatanibtada'ụhā mā katabnāhā 'alaihim illabtigā`a riḍwānillāhi fa mā ra'auhā ḥaqqa ri'āyatihā, fa ātainallażīna āmanụ min-hum ajrahum, wa kaṡīrum min-hum fāsiqụn

Kemudian Kami susulkan rasul-rasul Kami mengikuti jejak mereka dan Kami susulkan (pula) Isa putra Maryam; Dan Kami berbagi Injil kepadanya dan Kami jadikan rasa santun dan kasih sayang dalam hati orang-orang yg mengikutinya. Mereka mengada-adakan rahbaniyyah, padahal Kami tak mewajibkannya terhadap mereka (yang Kami wajibkan hanyalah) mencari keridaan Allah, namun tak mereka pelihara dengan semestinya. Maka terhadap orang-orang yg beriman di antara mereka Kami berbagi pahalanya, dan tak sedikit di antara mereka yg fasik.

Surah Al hadid Ayat 28

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَاٰمِنُوْا بِرَسُوْلِهٖ يُؤْتِكُمْ كِفْلَيْنِ مِنْ رَّحْمَتِهٖ وَيَجْعَلْ لَّكُمْ نُوْرًا تَمْشُوْنَ بِهٖ وَيَغْفِرْ لَكُمْۗ وَاللّٰهُ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌۙ

yā ayyuhallażīna āmanuttaqullāha wa āminụ birasụlihī yu`tikum kiflaini mir raḥmatihī wa yaj'al lakum nụran tamsyụna bihī wa yagfir lakum, wallāhu gafụrur raḥīm

Wahai orang-orang yg beriman! Bertakwalah terhadap Allah dan berimanlah terhadap Rasul-Nya (Muhammad), niscaya Allah menawarkan rahmat-Nya kepadamu dua bagian, dan menjadikan cahaya untukmu yg dengan cahaya itu kamu bisa berlangsung dan Dia mengampuni kamu. Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang

Surah Al hadid Ayat 29

لِّئَلَّا يَعْلَمَ اَهْلُ الْكِتٰبِ اَلَّا يَقْدِرُوْنَ عَلٰى شَيْءٍ مِّنْ فَضْلِ اللّٰهِ وَاَنَّ الْفَضْلَ بِيَدِ اللّٰهِ يُؤْتِيْهِ مَنْ يَّشَاۤءُ ۗوَاللّٰهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيْمِ ۔

li`allā ya'lama ahlul-kitābi allā yaqdirụna 'alā syai`im min faḍlillāhi wa annal-faḍla biyadillāhi yu`tīhi may yasyā`, wallāhu żul-faḍlil-'aẓīm

agar Ahli Kitab mengenal bahwa sedikit pun mereka tak akan mendapat karunia Allah (jika mereka tak beriman terhadap Muhammad), dan bahwa karunia itu ada di tangan Allah, Dia memberikannya terhadap siapa yg Dia kehendaki. Dan Allah memiliki karunia yg besar.

Isi Kandungan Surat Al Hadid

Pokok isi dan kandungan Dalam Surat Al hadid adalah mengenai Hukum - hukum Islam, Keimanan, Keadaan di hari kiamat khususnya bagi orang - orang Munafiq serta tujuan penciptaan besi.

Keimanan merupakan pondasi umat islam dalam mempercayai segala ajarannya, sehingga dapat tulus dan ikhlas menjalankannya.

Baca Juga Keutamaan Puasa Tasu'a dan Asyura

Terkandung juga Hukum - hukum dimana di jelaskan dalam surat ini tentang perintah - perintah untuk menafkahkan sebagian harta yang kita miliki.

Dalam surat ini juga terkandung tujuan penciptaan besi dimana disebutkan bahwa mempunyai kekuatan dan berbagai manfaat bagi manusia.

Keutamaan Dan Khasiat Surat Al Hadid

Dalam beberapa ceramah para tokoh agama dan alim ulama telah diterangkan beberapa Keutamaan dan Khasiat membaca Surat Al hadid dengan istiqomah dan Ikhlas antara lain :

  • Dengan ijin Allah SWT diselamatkan dari Senjata Musuh pada saat pertempuran membela Agama.

Diriwayatkan beberapa cara agar Khasiat Surat Al hadid dapat benar - benar dirasakan yaitu antara lain dengan membaca Surat Al hadid ayat 1 - 6 dengan tulus dan ikhlas sesaat sebelum dan saat peperangan.

  • Dipercaya mampu menyembuhkan beberapa penyakit seperti panas dan demam.
  • Diberikan keimanan dan sebagai penawar rasa ragu dan was was akan keagungan Allah SWT.

Hal ini karena telah diterangkan keagungan Allah SWT dalam surat Al Hadid Ayat ke 2 :

لَهُۥ مُلْكُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۖ يُحْىِۦ وَيُمِيتُ ۖ وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ

Latin Surat Al Hadid Ayat ke 2

Lahụ mulkus-samāwāti wal-arḍ, yuḥyī wa yumīt, wa huwa 'alā kulli syai`ing qadīr

Artinya

Kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi, Dia menghidupkan dan mematikan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.  

  • Surat Al Hadid berikutnya adalah Insyaallah diselamatkan dari para Musuh dan Perompak.

Hal ini sesuai dengan isi Surat Al hadid Ayat ke 25 yang mengisahkan tentang Keagungan dan kekuasaan Allah SWT, serta dengan penciptaan besi dengan berbagai manfaat dan kelebihannya.

لَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلَنَا بِٱلْبَيِّنَٰتِ وَأَنزَلْنَا مَعَهُمُ ٱلْكِتَٰبَ وَٱلْمِيزَانَ لِيَقُومَ ٱلنَّاسُ بِٱلْقِسْطِ ۖ وَأَنزَلْنَا ٱلْحَدِيدَ فِيهِ بَأْسٌ شَدِيدٌ وَمَنَٰفِعُ لِلنَّاسِ وَلِيَعْلَمَ ٱللَّهُ مَن يَنصُرُهُۥ وَرُسُلَهُۥ بِٱلْغَيْبِ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ قَوِىٌّ عَزِيزٌ

Latin Al Hadid Ayat 25

Laqad arsalnā rusulanā bil-bayyināti wa anzalnā ma'ahumul-kitāba wal-mīzāna liyaqụman-nāsu bil-qisṭ, wa anzalnal-ḥadīda fīhi ba`sun syadīduw wa manāfi'u lin-nāsi wa liya'lamallāhu might yanṣuruhụ wa rusulahụ bil-gaīb, innallāha qawiyyun 'azīz

Artinya

Sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka Al Kitab dan neraca (keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan keadilan. Dan Kami ciptakan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia, (supaya mereka mempergunakan besi itu) dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong (agama)Nya dan rasul-rasul-Nya padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa.

Baca Juga Bacaan Istigfar Untuk Kedua Orang Tua

Penutup

Sebagai penutup dari pembahasan kali ini marilah kita sama sama meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita pada Allah SWT. Mari kita laksanakan segala perintahnya dan menjauhi larangannya, ingatlah bahwa kehidupan di dunia anyalah pengantar menuju kehidupan abadi di Akhirat Nanti. 

Semoga pembahasan Isi Kandungan Surah Al Hadid ini dapat lebih memantapkan ketauhidan kita. Wassalamualikum wr wb.

Posting Komentar untuk "Isi Kandungan Surah Al Hadid Beserta Artinya"